Background

Mitos vs Fakta: Benarkah Rewinding Menurunkan Efisiensi Electro Motor?

Kamis, 26 Maret 2026
Penulis: Admin Asia Tiga Utama
0 kali Berita ini dilihat
Mitos vs Fakta: Benarkah Rewinding Menurunkan Efisiensi Electro Motor?

Ada anggapan lama di kalangan teknisi pabrik bahwa "Motor yang sudah digulung ulang (rewinding) pasti boros listrik." Apakah ini fakta atau sekadar mitos usang?

Berdasarkan studi dari EASA (Electrical Apparatus Service Association), penurunan efisiensi pasca-rewinding memang bisa terjadi, TAPI hanya jika prosesnya dilakukan sembarangan. Mari kita bedah faktanya secara ilmiah.

Fakta: Suhu Pembakaran adalah Kuncinya

Saat proses pembersihan kawat lama (stripping), stator seringkali dipanaskan. Jika suhu pemanasan melebihi 370°C (700°F), struktur laminasi inti besi (core loss) akan rusak. Inilah penyebab utama motor menjadi panas dan boros listrik setelah servis.

Standar CV. Asia Tiga Utama

Kami menerapkan prosedur Controlled Burnout Temperature. Kami memastikan suhu oven tidak merusak laminasi stator. Selain itu, kami menggunakan kawat tembaga dengan konduktivitas IACS (International Annealed Copper Standard) tinggi.

Kesimpulan

Rewinding yang dilakukan dengan prosedur yang benar dapat mempertahankan tingkat efisiensi asli motor, bahkan dalam beberapa kasus meningkatkannya jika kami melakukan upgrade kelas isolasi. Jangan ragu melakukan rewinding, asalkan di bengkel yang mengerti standar engineering.

Bagikan artikel ini